Kembali
Tutor — 28 Mei 2026
SSH remote cpanel

Cara Setup Remote SSH ke cPanel dari Laptop atau PC

Cara Setup Remote SSH ke cPanel dari Laptop atau PC

Setelah setup SSH key untuk clone repository GitHub, ada satu hal lain yang menurut gw penting banget: login ke server hosting langsung dari terminal laptop.

Jadi kita nggak perlu lagi:

  • buka browser
  • login cPanel
  • masuk menu Terminal
  • nunggu loading

Cukup dari terminal laptop:

ssh cpanel-ssh

langsung masuk ke server hosting.

Setup ini berguna buat:

  • deploy project
  • git pull
  • composer install
  • npm run build
  • edit file cepat
  • cek log Laravel
  • migrate database
  • buka project lewat VSCode Remote SSH

Apa Itu Remote SSH?

Remote SSH adalah cara untuk masuk ke terminal server dari komputer kita sendiri.

Kalau biasanya kita buka terminal dari cPanel, dengan remote SSH kita bisa akses server langsung dari terminal laptop.

Contoh:

ssh username@domain.com

atau kalau sudah pakai alias:

ssh cpanel-ssh

Jadi cpanel-ssh itu bukan nama wajib. Itu cuma alias yang kita bikin sendiri supaya command-nya lebih pendek dan gampang diingat.


1. Generate SSH Key di Laptop

Pertama, generate SSH key di laptop atau PC.

ssh-keygen -t rsa -b 4096 -C "cpanel-ssh"

Penjelasan:

ssh-keygen

digunakan untuk membuat SSH key baru.

-t rsa

artinya tipe key yang dibuat adalah RSA.

-b 4096

artinya panjang key 4096 bit. Ini umum dipakai karena kompatibel dengan banyak shared hosting.

-C "cpanel-ssh"

adalah comment atau label. Ini bebas diganti. Misalnya:

-C "laptop-access"

atau:

-C "ssh-hosting"

Comment ini bukan password dan bukan bagian penting untuk login. Fungsinya hanya sebagai catatan supaya kita tahu key itu dipakai untuk apa.


2. Tentukan Nama File Key

Setelah menjalankan command tadi, akan muncul:

Enter file in which to save the key

Isi misalnya:

~/.ssh/cpanel-ssh

Nanti akan terbentuk dua file:

~/.ssh/cpanel-ssh
~/.ssh/cpanel-ssh.pub

Penjelasan:

~/.ssh/cpanel-ssh

adalah private key. File ini jangan dibagikan ke siapa pun.

~/.ssh/cpanel-ssh.pub

adalah public key. File ini yang nanti diupload ke cPanel.

Nama cpanel-ssh bebas diganti. Misalnya:

  • hosting-demo
  • server-access
  • shared-hosting
  • my-cpanel

Yang penting nanti nama di IdentityFile harus sesuai dengan nama file private key.


3. Passphrase

Setelah itu akan muncul:

Enter passphrase

Passphrase ini seperti password tambahan untuk private key.

Kalau diisi:

  • lebih aman
  • setiap connect bisa diminta passphrase

Kalau dikosongkan:

  • lebih praktis
  • bisa langsung login tanpa input tambahan

Untuk kebutuhan akses hosting pribadi, gw biasanya kosongin saja supaya lebih cepat.

Caranya cukup tekan Enter.


4. Copy Public Key

Setelah key dibuat, lihat isi public key:

cat ~/.ssh/cpanel-ssh.pub

Output-nya kira-kira seperti ini:

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAADAQABAAACAQ... cpanel-ssh

Copy semua output tersebut.

Jangan copy private key.

Yang dicopy adalah file .pub.


5. Upload Public Key ke cPanel

Masuk ke cPanel, lalu buka:

SSH Access → Manage SSH Keys → Import Key

Isi bagian public key dengan isi file:

~/.ssh/cpanel-ssh.pub

Setelah itu simpan.

Lalu klik:

Manage → Authorize

Bagian authorize ini penting. Kalau key sudah diimport tapi belum authorized, SSH tetap belum bisa login.


6. Test Login Tanpa Config

Coba dulu login dari terminal laptop:

ssh username_cpanel@domain.com

Contoh:

ssh username@domain.com

Kalau port SSH hosting bukan 22, gunakan:

ssh -p 2222 username@domain.com

Angka 2222 hanya contoh. Port SSH tergantung provider hosting.

Kalau pertama kali connect biasanya muncul:

Are you sure you want to continue connecting?

Ketik:

yes

Lalu tekan Enter.


7. Kalau Masih Minta Password

Kadang setelah upload public key, SSH masih tetap minta password.

Biasanya penyebabnya adalah laptop belum tahu harus pakai private key yang mana.

Karena nama key kita bukan default seperti:

~/.ssh/id_rsa

tapi custom:

~/.ssh/cpanel-ssh

Maka kita perlu memberi tahu SSH lewat config.


8. Setup SSH Config di Laptop

Buka file config:

nano ~/.ssh/config

Lalu isi:

Host cpanel-ssh
    HostName domain.com
    User username_cpanel
    Port 22
    IdentityFile ~/.ssh/cpanel-ssh
    IdentitiesOnly yes

Penjelasan:

Host cpanel-ssh

Ini alias. Bebas diganti.

Contoh lain:

Host hosting-demo

Kalau diganti menjadi hosting-demo, maka login-nya jadi:

ssh hosting-demo

HostName domain.com

Ini domain atau IP server hosting.

Bisa diisi:

HostName example.com

atau:

HostName 123.123.123.123

Kalau domain belum resolve, bisa pakai IP server.


User username_cpanel

Ini username cPanel atau username SSH hosting.

Biasanya sama dengan nama folder home:

/home/username_cpanel

Untuk cek username saat sudah login SSH:

whoami

Port 22

Ini port SSH.

Default SSH biasanya 22.

Tapi beberapa shared hosting memakai port custom seperti:

  • 2222
  • 2200
  • 21098

Kalau port dari provider berbeda, ubah bagian ini.


IdentityFile ~/.ssh/cpanel-ssh

Ini lokasi private key.

Harus sesuai dengan nama file key yang dibuat di awal.

Kalau tadi nama key-nya:

~/.ssh/hosting-demo

maka config-nya harus:

IdentityFile ~/.ssh/hosting-demo

IdentitiesOnly yes

Ini supaya SSH hanya mencoba key yang kita tentukan.

Tanpa ini, SSH bisa mencoba banyak key lain dulu dan kadang bikin login gagal atau tetap minta password.


9. Set Permission File SSH

Supaya SSH tidak komplain soal permission, jalankan:

chmod 600 ~/.ssh/config
chmod 600 ~/.ssh/cpanel-ssh

Kalau folder .ssh belum benar permission-nya:

chmod 700 ~/.ssh

10. Login Pakai Alias

Sekarang login cukup pakai:

ssh cpanel-ssh

Kalau berhasil, kita langsung masuk ke terminal hosting tanpa perlu buka terminal dari cPanel.


11. Contoh Workflow Setelah Remote SSH Berhasil

Setelah bisa login remote SSH, deployment jadi lebih enak.

Contoh:

ssh cpanel-ssh

Masuk folder project:

cd ~/repositories/project

Pull update dari GitHub:

git pull

Install dependency PHP:

composer install --no-dev --optimize-autoloader

Build asset:

npm run build

Clear cache Laravel:

php artisan optimize:clear

Atau untuk production:

php artisan optimize

12. Bisa Dipakai untuk VSCode Remote SSH

Setup ini juga bisa dipakai untuk VSCode.

Install extension:

Remote - SSH

Lalu connect ke:

cpanel-ssh

Nanti folder hosting bisa dibuka langsung dari VSCode.

Ini enak banget kalau mau edit file kecil, cek .env, lihat log, atau inspect project tanpa masuk File Manager cPanel.


13. Naming Bebas, yang Penting Konsisten

Bagian yang bisa diganti:

cpanel-ssh

bisa diganti menjadi apa pun.

Contoh:

Host hosting-demo
IdentityFile ~/.ssh/hosting-demo

Maka login:

ssh hosting-demo

Atau:

Host server-laravel
IdentityFile ~/.ssh/server-laravel

Maka login:

ssh server-laravel

Yang penting:

  • nama file private key sesuai
  • IdentityFile sesuai
  • Host dipakai saat login
  • HostName isi domain/IP server
  • User isi username cPanel
  • Port sesuai port SSH hosting

Penutup

Menurut gw, remote SSH ini wajib banget kalau sudah sering deploy project.

Awalnya memang agak ribet karena harus setup:

  • SSH key
  • public key
  • authorize key di cPanel
  • config SSH
  • permission file

Tapi setelah jadi, workflow jauh lebih nyaman.

Sekarang cukup:

ssh cpanel-ssh

lalu bisa deploy project langsung dari terminal laptop.

Nggak perlu lagi bolak-balik buka terminal dari cPanel.

Related Articles

Tutor